Puluhan Nakes RSUD Teuku Umar Aceh Jaya Tuntut Pembayaran Uang Piket yang Tertunda
Kabar Binjai – – Puluhan Nakes RSUD Teuku Puluhan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar, Kabupaten Aceh Jaya, menggelar aksi protes dengan menuntut pembayaran uang piket yang hingga kini belum diterima. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dianggap lambat dalam menyelesaikan masalah pembayaran tunjangan piket mereka.
Puluhan Nakes RSUD Teuku Aksi Protes di Depan RSUD
Puluhan nakes dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dokter, perawat, dan petugas medis lainnya, berkumpul di halaman depan untuk menyuarakan tuntutan mereka. Dengan membawa spanduk bertuliskan “Bayar Uang Piket Kami!” dan “Kesejahteraan Nakes adalah Hak Kami!”, para tenaga kesehatan tersebut meminta pemerintah daerah segera mencairkan dana yang telah dijanjikan.
Salah seorang perwakilan nakes, Siti Nuraida, seorang perawat senior di RSUD Teuku Umar, mengungkapkan bahwa uang piket mereka sudah tertunda beberapa bulan. “Kami bekerja keras, bahkan di tengah pandemi dan kondisi sulit lainnya, namun hak kami yang seharusnya diberikan sebagai insentif atas kerja lembur ini masih belum juga dipenuhi,” ujar Siti dengan tegas.
Baca Juga: 4 Tersangka Pembiayaan Fiktif Ditahan, Kerugian Rp 34 Miliar
Tuntutan untuk Kejelasan Pembayaran
Kami hanya meminta agar hak kami segera diberikan tanpa alasan yang tidak jelas,” tambahnya.
Puluhan Respons Pihak RSUD dan Pemerintah Daerah
Menurut dr. Ahmad, keterlambatan ini disebabkan oleh kendala administratif dan masalah anggaran yang sempat terkendala dalam proses pencairan dana.
“Kami mengerti bahwa ini adalah hal yang sangat penting bagi rekan-rekan tenaga kesehatan. Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah untuk memastikan pembayaran uang piket dapat segera dilakukan.
“Pihak Dinas Kesehatan sangat menghargai perjuangan para nakes. Kami akan segera memproses pencairan dana tersebut agar bisa segera diterima oleh mereka,” ujar Dr. Farida.
Pengaruh Terhadap Morale Tenaga Kesehatan
Penundaan pembayaran uang piket dapat berdampak pada moral tenaga kesehatan dan dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang mereka berikan.
Bagi mereka yang berjaga selama 24 jam penuh, uang piket menjadi insentif yang sangat diharapkan, selain gaji pokok.











