Mualem Terharu Mengenang Abu Razak: Komitmen Besar untuk Olahraga Aceh
Kabar Binjai — Saat Mualem Terharu Mengenang sosok sahabat karib sekaligus rekan perjuangannya, Kamaruddin Abubakar “Abu Razak”. Bagi Mualem, Abu Razak bukan hanya figur partai atau tokoh politik – ia juga pionir penting dalam pembangunan olahraga Aceh.
Kedekatan Emosional yang Mendalam
Saat acara buka puasa dan doa bersama untuk Abu Razak, Mualem tak kuasa menahan air mata. Suaranya sesak, momen pengucapan kata-kata mengenang almarhum sempat terhenti sejenak.
Hal itu mencerminkan betapa dalamnya ikatan batin antara keduanya — bukan sekadar sebagai rekan partai, tetapi sebagai sahabat yang saling berbagi idealisme perjuangan. 
Baca Juga: Kasus Pembakaran Dayah Babul Maghfirah Sudah ke Jaksa
Peran Abu Razak dalam Olahraga Aceh
Abu Razak selama hidupnya menjabat sebagai Ketua Umum KONI Aceh, sebuah posisi strategis yang membuatnya menjadi motor penggerak olahraga provinsi.
>Di bawah kepemimpinannya bersama Mualem, prestasi olahraga Aceh mulai menunjukkan kemajuan: misalnya, Aceh berhasil meningkatkan posisi perolehan medali di PON (Pekan Olahraga Nasional).
Keduanya secara konsisten mendorong pembinaan cabang olahraga melalui pelatihan terpusat (pelatda), sehingga atlet-atlet Aceh bisa tumbuh dan bersaing di level nasional. Kepemimpinan dan Dedikasi 39 Tahun
Dalam sambutannya, Mualem tak ragu menyebut bahwa Abu Razak telah “berjuang 39 tahun untuk Aceh”
Saat Mualem Terharu Mengenang aJejak yang Tak Terlupakan
Mualem menyatakan bahwa kehilangan Abu Razak bukan hanya kehilangan seorang pemimpin KONI, tetapi juga seorang teman seperjuangan yang selalu memegang nilai-nilai integritas dan kerja sama.
Pesan Untuk Generasi Muda
Lewat momen haru ini, Mualem juga menyampaikan pesan penting kepada generasi muda Aceh: agar melanjutkan warisan Abu Razak dengan terus berkarya, mencintai olahraga, dan menjaga semangat persatuan lokal. Warisan Abu Razak menurutnya bukan hanya prestasi medali, tapi juga semangat persaudaraan dan kemauan untuk menjadikan Aceh lebih bersinar di arena olahraga nasional.
Analisis Singkat:
Emosi Mualem saat mengenang Abu Razak menunjukkan bahwa kontribusi Abu Razak sangat personal dan strategis bagi pembangunan olahraga Aceh.
Fokus kenangan pada olahraga menunjukkan bahwa Abu Razak tidak hanya tokoh politik, tetapi juga “motor prestasi” Aceh.











