Tangis Ketum PDIP, Megawati Sebut Nama Hasto Dalam Zikirnya: Saya Minta Sama Yang Di Atas
Kabar Binjai Tangis Ketum PDIP Banda Aceh, Awal Agustus 2025 – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh kembali menyasar generasi muda melalui program literasi media bertajuk Generasi Muda Bijak Bermedia. Kali ini, targetnya adalah siswa-siswi SMAN 3 Banda Aceh yang dikenal unggul secara akademik.
Program diadakan dalam format Go-to-School, menghadirkan sesi interaktif dari KPI Aceh yang memfokuskan materi pada etika penggunaan media sosial, pengenalan hoaks, serta praktik kritis dalam menyikapi informasi digital. Para siswa terlihat antusias mengikuti kuis, diskusi kelompok, dan tanya jawab terbuka
Menurut Wakil Ketua KPI Aceh Acik Nova, pelajar perlu dibekali kemampuan bukan hanya dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memilah dan memahami informasi secara kritis. Kepala SMAN 3, Muhibbul Khibri, menggarisbawahi pentingnya literasi media sebagai bagian dari pendidikan karakter, agar siswa mampu bertindak etis dalam dunia digital
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang KPI di Aceh, yang mencakup kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga konseling agar literasi media tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membangun pemahaman konteks dan etika berkomunikasi digital.
Baca Juga: JADWAL Tayang Man United Vs Everton, Kans MU Angkat Trofi Perdana di Laga Pramusim
Tangis Ketum PDIP Ekspresi Spiritual Megawati: Sebut Nama Hasto dalam Zikir yang Menguras Emosi
Bali, 2 Agustus 2025 – Dalam Kongres VI PDIP di Nusa Dua, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap kebiasaan spiritualnya: setiap malam berzikir dan mendoakan semua orang yang dekat dengannya, termasuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Pernyataan ini disampaikan sambil meneteskan air mata ketika Hasto tiba-tiba hadir di panggung kongres, menyentuh hati banyak kader partai
Megawati menyebut bahwa doa tersebut bukan sekadar ritual, melainkan bentuk dukungan terhadap keadilan bagi Hasto, yang menurutnya merupakan korban kriminalisasi hukum. Ia menekankan bahwa tak ada warga negara—termasuk Hasto—yang seharusnya diperlakukan tidak adil oleh sistem hukum negara
Ia juga secara tajam menyindir KPK, lembaga antirasuah yang pernah ia resmikan, karena dianggap telah gagal menegakkan keadilan. Megawati mempertanyakan absurditas ketika kasus seperti ini seolah memerlukan campur tangan Presiden untuk dapat diselesaikan adil, dan menantang profesionalisme penegak hukum agar berpegang pada prinsip Dewi Themis yang bertindak tanpa memihak
Membandingkan Dua Momen Signifikan
| Aspek | Literasi Media @ SMAN 3 Banda Aceh | Zikir Megawati & Dukungan Hasto |
|---|---|---|
| Aktivitas | Pendidikan digital: etika media, pengenalan hoaks | Ekspresi spiritual, dukungan kepada kader PDIP yang terkena kasus hukum |
| Tujuan utama | Membentuk siswa yang cerdas dan kritis dalam bermedia | Menegakkan keadilan hukum dan menunjukkan solidaritas internal partai |
| Pelaksana | KPI Aceh bekerja sama dengan sekolah dan dinas pendidikan | Megawati bersama struktur kepengurusan PDIP pada kongres VI PDIP di Bali |
| Dampak yang diharap | Peningkatan literasi digital siswa sebagai bekal masa depan | Desak reformasi sistem hukum agar lebih adil dan independen |
Kesimpulan & Refleksi
-
Literasi media pentingnya terintegrasi dalam pendidikan formal agar siswa tidak hanya digital-savvy, tetapi juga mampu berpikir kritis dan etis





