Tani Merdeka Apresiasi Sambut Positif Kebijakan Penghapusan Utang KUR bagi Petani Aceh Terdampak Banjir
Kabar Binjai – Tani Merdeka Apresiasi menyampaikan apresiasi mendalam terhadap keputusan Presiden yang menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Aceh. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah berani yang memberikan kelegaan besar bagi petani yang selama ini menghadapi beban ganda: kerugian akibat gagal panen dan kewajiban mengangsur kredit.
Kondisi Petani yang Kian Terjepit
Banjir besar yang melanda Aceh beberapa waktu lalu menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian terendam. Banyak petani kehilangan hasil panen, ternak, serta sarana produksi. Di tengah kondisi tersebut, sebagian besar dari mereka masih dibebani cicilan KUR yang sebelumnya digunakan untuk modal tanam.
Ketua Tani Merdeka, dalam pernyataannya, menilai keputusan penghapusan utang ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam situasi paling genting.
Selama ini petani berada dalam tekanan ekonomi yang berat. Dengan kebijakan Presiden menghapus utang KUR, mereka bisa kembali bangkit tanpa bayang-bayang gagal bayar,” ujarnya.
Baca Juga: Di Tengah Hujan Deras Ketua Golkar Pidie Antar Bantuan Korban Banjir di Blang Pandak Tangse
Sinyal Kepedulian Pemerintah Terhadap Sektor Pertanian
Tani Merdeka melihat langkah tersebut sebagai sinyal positif bahwa pemerintah memberi perhatian serius kepada sektor pertanian, terutama ketika menghadapi bencana yang bersifat masif. Kebijakan itu dinilai tidak hanya memberikan keadilan bagi para petani, tetapi juga memastikan stabilitas ketahanan pangan jangka panjang.
Penghapusan utang KUR juga dipandang sebagai investasi sosial, karena memulihkan kemampuan petani untuk kembali menanam pada musim berikutnya.
Tani Merdeka Apresiasi Mendorong Transparansi dan Pelaksanaan yang Tepat Sasaran
Walaupun mengapresiasi kebijakan tersebut, Tani Merdeka tetap menekankan perlunya mekanisme penyaluran yang jelas. Mereka meminta pemerintah pusat dan daerah memastikan bahwa data petani terdampak benar-benar akurat.
Langkah sudah tepat, tapi pelaksanaannya harus teliti. Jangan sampai ada petani yang berhak namun tidak terdata,” tegas perwakilan organisasi itu.
Tani Merdeka juga menawarkan kerja sama dalam proses validasi data, mengingat mereka memiliki jaringan yang luas hingga ke tingkat gampong.
Harapan Baru bagi Pemulihan Ekonomi Petani Aceh
Dengan terhapusnya kewajiban pembayaran KUR, petani kini memiliki ruang untuk memulai kembali aktivitas pertanian tanpa beban utang.
Selain itu, Tani Merdeka mengajak pemerintah untuk melanjutkan kebijakan berorientasi perlindungan petani, seperti program subsidi benih, bantuan alat pertanian, hingga pembangunan infrastruktur pengendali banjir.











