Temui Ketua DPRA Bupati Mirwan Bahas Upaya Pemajuan
Kabar Binjai – Temui Ketua DPRA Mirwan MS resmi menjabat sebagai Bupati Aceh Selatan periode 2025-2030. Sebelum menjabat, ia mencalonkan diri pada Pilkada 2024 dan memperoleh legitimasi melalui proses demokrasi seperti yang didampingi oleh lembaga pemilihan setempat.
Dalam visi-misinya, Mirwan menyebutkan bahwa prioritasnya adalah memajukan Aceh Selatan melalui pemanfaatan sumber daya alam dan peningkatan tata kelola pemerintahan.
Agenda Pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)
Baru-baru ini, Bupati Mirwan bertemu dengan Ketua DPRA untuk membahas upaya pemajuan Aceh Selatan. Meskipun laporan pers spesifik tentang isi keseluruhan pertemuan belum banyak dipublikasikan, beberapa pokok bahasan yang sangat mungkin muncul dalam agenda tersebut antara lain:
1. Sinergi Eksekutif–Legislatif
Sebagai kepala daerah, Mirwan perlu menjalin komunikasi dan sinergi dengan lembaga legislatif provinsi agar program pembangunan di Kabupaten Aceh Selatan berjalan lancar. Kerjasama dengan DPRA menjadi penting untuk memperoleh dukungan, regulasi dan pengawasan yang tepat.
2. Pemberdayaan Potensi Daerah
Aceh Selatan kaya akan potensi — baik di sektor pertanian (seperti pala, nilam), perkebunan, perikanan maupun pariwisata laut. Mirwan pernah menyebut bahwa “intinya kami produktif seluruh sektor untuk target kami memajukan Aceh Selatan”.
Pertemuan dengan DPRA kemungkinan besar membahas bagaimana memaksimalkan potensi ini melalui kerjasama provinsi, skema pendanaan, dan regulasi yang mendukung.
Baca Juga: Belajar dari Hokkaido untuk Aceh Tangguh Bencana
3. Tata Kelola dan Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur (jalan, pelabuhan kecil, fasilitas publik) serta pemerataan pelayanan publik menjadi kunci agar kemajuan tidak hanya terfokus di pusat kabupaten saja. Legislatif provinsi bisa mendukung dengan regulasi atau anggaran provinsi yang berpihak.
4. Penguatan Kelembagaan dan SDM
Peningkatan kapasitas aparatur daerah, akuntabilitas, dan transparansi pemerintahan menjadi faktor krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat. Mirwan dalam sambutannya saat pelantikan menekankan bahwa tugasnya bukanlah ringan dan berharap dukungan semua pihak.
Tantangan & Peluang untuk Aceh Selatan
| Aspek | Potensi | Tantangan |
|---|---|---|
| Potensi alam & laut | Pala, nilam, kelautan, wisata | Rendahnya pengolahan lokal, akses ke pasar |
| Infrastruktur | Pelabuhan kecil, jalan kabupaten | Biaya besar, kondisi geografi sulit |
| Tata kelola | Pemimpin baru, peluang reformasi | Resistensi birokrasi, keterbatasan anggaran |
| Kesejahteraan masyarakat | Meningkatnya peluang kerja lokal | Disparitas antar wilayah, migrasi ke kota |
Pertemuan dengan DPRA menjadi langkah strategis agar program-program tersebut bisa mendapatkan dukungan legislatif provinsi ataupun dana alokasi yang lebih besar.
Temui Ketua DPRA Implikasi Bagi Masyarakat Aceh Selatan
Dengan sinergi eksekutif-legislatif yang baik, regulasi dan kebijakan bisa lebih adaptif terhadap kebutuhan lokal.
Transparansi dan partisipasi publik menjadi penting: warga dapat aktif menuntut agar janji-janji pembangunan dijalankan.
Pemanfaatan potensi lokal dalam skema yang memberi nilai tambah (pengolahan, branding produk) akan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Rangkuman
Pertemuan antara Bupati Mirwan dan Ketua DPRA menandai langkah awal sinergi penting antara pemerintah daerah dan legislatif provinsi dalam rangka memajukan Aceh Selatan. Meski banyak tantangan di depan, momentum kepemimpinan baru dan dukungan legislatif bisa menjadi katalis utama perubahan yang nyata.











